LOGO kediri
Beranda > Berita > Ringankan Beban Warga, Baznas Lobar Distribusi Zis (Zakat, Infak, Dan Sede…
Berita Utama

RINGANKAN BEBAN WARGA, BAZNAS LOBAR DISTRIBUSI ZIS (ZAKAT, INFAK, DAN SEDEKAH).

Posting oleh kedirilobar - 18 Nov. 2022 - Dilihat 227 kali

Kediri_Lombok Barat, Jumat 18 November 2022, bertempat di aula Kantor Camat Kediri dilakukan kegiatan pendistribusian Zakat, Infak dan Sedekah oleh BAZNAS Kabupaten Lombok Barat. Hadir dalam kegiatan pendistribusian ini Pimpinan/Ketua BAZNAS TGH. Muhammad Taisir, Wakil Ketua 1, 2 dan 3 beserta jajarannya, Camat Kediri, dan Para Penerima Bantuan.

Berbagai upaya dilakukan pemerintah Kabupaten Lombok Barat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya baik langsung dan tidak langsung. Bantuan langsung hari ini Pemerintah Daerah Melalui BAZNAS menyalurkan bantuan ZIS (Zakat, Infak, Sedekah). Bantuan diberikan untuk tiga kelompok masyarakat yaitu Marbot Masjid, Guru Ngaji, dan Pedagang Bakulan. 

Ucapan terimakasih yang tak terhingga kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Barat melalui BAZNAS Lombok Barat yang hari ini hadir untuk tiga kelompok masyarakat yang memerlukan sentuhan. Tidak ada kata selain kata terimakasih dan syukur Kepada Alloh TYME yang dapat mewakilkan ungkapan pada hari ini. Harapan camat Kediri, Bantuan ke depan diharapkan menyentuh ke peningkatan kapasitas pengembangan sumber daya manusia. "Kami sangat berterimakasih kepada kegiatan BAZNAS yang menyalurkan bantuan bagi Marbot Masjid, Guru Ngaji, dan pedagang Bakulan, selanjutnya mudahan bisa untuk pengembangan kapasitas sumber daya manusia" ungkap H Iswarta dalam sambutannya .

Bantuan bagi tiga kelompok masyarakat ini nilainya berpariasi. Untuk pedagang Bakulan nilainya Rp. 500.000,-, untuk Guru Ngaji dan Marbot Masjid berjumlah Rp. 250.000,_. Harapannya bantuan ini bisa dimanfaatkan untuk hal-hal yang mendatangkan manfaat. Hal tersebut di jelaskan oleh TGH Surur Ibrahim wakil ketua dua BAZNAS Lombok barat. "Jumlah bantuan berbeda antara Pedagang Bakulan, Guru Ngaji, dan Marbot. Untuk Pedagang 500.000 dan untuk Marbot serta guru ngaji sejumlah 250.000" ungkapnya.

Ada sekitar 150 (seratus lima puluh) orang penerima bantuan berkumpul di kantor camat. Setiap desa memiliki kuota sebanyak 15 (Limabelas) Orang yang terbagi menjadi tiga bagian yaitu: 5(Lima) Orang Marbot Masjid, 5(Lima) Orang Guru Ngaji dan 5(Lima) Orang Pedagang Bakulan. Kegiatan berjalan lancar dan mayoritas penerima bantuan datang tepat waktu.

Distribusi bantuan diharapkan dapat membantu daya beli masyarakat dan menggerakkan roda perekonomian, minimal di tingkat desa. Jangan pernah melihat jumlah yang diterima tapi semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan beban ekonomi keluarga , ungkap TGH Muhammad Taisir, menutup kegiatan.


Silahkan beri komentar

Email tidak akan di publikasi. Field yang harus diisi ditandai dengan tanda *